ku menatap langit-langit kamarku.
di gelapnya malam.
ku bermain dengan perasaanku.
berada di simpang jalan yang sudah ku tau akan kemana ku terbawa.
terbawa arus ke ujung jalan dengan lembah hitam di sebrangnya,
akankah ad secercah cahaya di sebrang sana?
akankah perasaan hangat itu akan kembali?
akankah ad canda tawa?
atau akankah ad kamu di sana?
tentu tidak sayang. tidak perlu kamu di sana.
cukup aku bisa memimpikanmu di tengah pekatnya lembah.
memimpikanmu menemaniku.
menemani jalanku.
terima kasih, sayang
terima kasih.
dls
No comments:
Post a Comment